Gara2 Filsafat

Emosi adalah bagian dari diri,
emosi positif adalah semangat sedangkan
emosi negatif adalah amarah.
Aku mencoba memposisikan diri
dalam emosi yang sesuai dengan apa yang sedang aku alami,
sebuah masa transisi.
Aku bukan anak kecil, batita, balita, jauh..
dan aku bukan lagi remaja,
bukan masaku bersenang-senang tanpa memikirkan masa depan,
saat ini aku dituntut bertanggung jawab penuh pada diriku sendiri…
harus berperilaku dengan memandang jauh ke depan,
berpegang pada prinsip sebab akibat…
harus belajar dewasa…
dan aku belum dewasa, aku belum bisa membuat diriku terlihat dewasa,
pikiranku masih egois, penuh dengan keinginan untuk bebas,
lari dari segala yang membuatku terikat, tapi dunia ini penuh dengan ikatan,
yang nyata ataupun samar.
Ada saja yang membatasiku,
yang paling sering adalah akal dan rasa
keduanya sering berebut posisi untuk menciptakan emosi dalam diri
jarang mereka bekerja sama, untuk aku, rasa lebih sering menang
tapi aku mulai membiasakan membuat akalku terjaga,
supaya seimbang saja…
karena isi dari jalan ini adalah logika dan intuisi…
mereka bisa menciptakan cerita induktif, atau deduktif..
terserah aku…

(coret2an gara2 abis baca modul filsafat, jaman semester 1, hehehe, =P )

Comment, Please :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s