dia

pernah berada di dekatnya, membuatku merasa beruntung. sangat beruntung.
dia salah satu gadis hebat yang pernah aku kenal.

mengenalnya, membuatku bisa berimajinasi lebih banyak.
entah mengapa, aku merasa nyaman terbuai dan dibuai dalam khayalan yang ditawarkannya.
seperti arah jalan kita sama, sesaat.
aku bisa sangat menyayanginya, sangat rela berkorban untuk bahagiakan dirinya.
tapi,.
tapi lama, aku sadar, itu fatamorgana.
dengan satu tusukan,
dia membocorkan semua kepercayaan.
dia hancurkan semua kebahagiaan, semua tentang aku dan dia.
persahabatan kami.

yang aku pikir akan jadi yang terindah.
aku pikir akan jadi yang terhebat.
semua yang aku pikir.musnah.

luluh lantak.

aku tak mengerti apa aku yang pergi.
atau dia yang meninggalkanku.
aku ingat dia pernah meminta maaf,
aku ingat dia pernah menangis di pelukanku,
aku menangis di peluknya,
aku ingat,
dia salah satu orang yang membuat ultahku yang ke-16,
terasa sebagai ulang tahun terindah!!!

aku tak tahu apa hatiku saat itu menangis.
saat aku tahu aku salah, dan dia bersalah.
atau hanya egoku yang membuatnya terlalu bersalah.??

aku sakit.
andai dia tahu.

aku terluka sangat, andai dia mengerti.

tak ada seorang pun yang mau tahu, bahwa sesungguhnya aku sangat merindukannya!
semuanya hanya tahu, aku dan dia, telah jadi seteru!!

mereka bilang, dia DRAMA QUEEN!
dan aku dengan yakin mengiyakan, karena aku merasakan.
mereka bilang, dia VOLDEMORT!
ga punya perasaan, aku mrasa dipermainkan.

dan tiba2, sekarang dia muncul.
setelah hampir 3 tahun lamanya terkubur di jurang memoriku.
dengan segenap perubahannya yang membuatku takjub sendiri.
tapi egoku tak sudi mengakui.
bahwa dari dulu, aku mengaguminya.
dengan segala kecewa yang telah dia buat,
dengan segala kebohongannya yang juga telah aku nikmati,
dengan segala tentang dia yang hampir mines semua.
tapi kini,
ah!
aku tak tahu, apa itu dia?
apa benar itu dirinya?
aku masih ragu,.
aku takut itu kebohongannya yang kesekian kali.
tapi.
aku rindu sosoknya. jujur.

aku mengabaikannya.
tak berani memulai untuk kembali mengenalnya.
aku takut.
aku terlalu takut dunia mencemooh ku.
aku takut mereka menertawaiku.
aku takut.
aku takut.
tapi aku rindu padanya.

yang pernah menjadi sahabatku.
di masa SMA-ku.
dia.

uNknOwN

Comment, Please :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s