Terbentur Nyata.

Kawan,
akhirny aku merasakan apa yg pernah kau rasa dan hanya aku anggap angin lalu semata.

Pikirku,tak mgkn akan terjadi padaku juga.

Dan ketika kualami ini,aku sibuk menata hati agar tak muncul prasangka,berusaha waspada,dan positif thinking juga feeling.

Tapi kawan,
kau benar,
ini sulit.

aku ingin membaginya,tapi aku merasa tak cukup pantas.
Seolah harapan seperti ini hanya aku saja yg punya,.
segera saja aku lelah.

Tumpukan realita lebih jelas mengaduk-aduk cairan otak,
dibanding mimpi yang ingin diwujudkan.
Tapi aku tak mau lemah.

aku lelah tp tak ingin melemah.
aku pasrah tp tak ingin menyerah.

aku yakin,
dg bersama,kita bisa,
menyelesaikan mimpi yg kita bangun bersama,
mgkn tdk akan tuntas d waktu yg kita punya,
tp setidaknya,kita berbuat,biar ada jejak yg nanti kita tinggalkan.

Kawan,
mungkinkah ini sekedar ‘harapan tinggi’ seorang yang sedang berstatus mahasiswi,dan akan jadi hilang seiring bertambah usia jg semakin bnyknya melihat realita??

Semoga Jangan,
Semoga aku selalu bisa bertahan dan menemukan celah untuk menang.

Aamiin..

(by yg tdk sempurna)

Comment, Please :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s