Thank God..You made CHOCOLATE

Morning Reader!!

Let’s say, THANK GOD YOU MADE CHOCOLATE!

random banget nih di otak V tiba2 muncul lagi perasaan pengen bilang ke Allah,
“Ya Allah, terima kasih banyak karena telah menciptakan coklat dan menghadirkannya ke muka bumi ini”

buat V, coklat itu makanan yang dari dulu nggak pernah V tolak,
selain karena rasanya enak,
baunya enak,
bikin mood enak, (it works on my PMS phase)
dan bisa ditemuin di hampir setiap toko yang V datengin..

I reallyย โ™ฅ Chocolate,
dari dulu sampe sekarang dan sampai nanti..
aih, cinta mati banget ya!๐Ÿ˜€

kesukaan V sama coklat, ada jenjangnya lho (udah kaya karir aja)
hm, lebih cocok disebut apa ya?
jadi gini..
waktu SD tuh, coklatnya macem Coklat Jago + Choki-Choki
naik ke SMP, coklatnya mulai Silverqueen + msh Choki-Choki
(V pikir coklat paling enak tuh SQ, saat itu, hhaha :D)
naik ke SMA, mulai kenal Cadburry, Delfi, msh demen Choki-Choki and TOBLERONE!
serius deh, dulu bisa dibilang TOBLERONE itu coklat EKSKLUSIF
ga tau juga ya kenapa, apa karena bentuknya yang kaya Piramid gitu?๐Ÿ˜€
nah kuliah..hm, satu coklat yang V sering banget beli pas kuliah >> Van Houten
coklatnya kecil, ga mahal juga, tapi rasa coklat susunya lumer banget di mulut๐Ÿ˜€
tapi eh tapi, ternyata ada ukuran gedenya juga lho..You Have To TRY!๐Ÿ˜›

then! pas udah kerja,
V berkenalan dg Ritter Sport, Harvest, tapi masih setia sama Choki-Choki
kebayang ga itu kelas2 coklatnya?๐Ÿ™‚

do you love chocolate? toss! we’re the same!๐Ÿ˜€

Once again,
Thank God..You made CHOCOLATE!

7 thoughts on “Thank God..You made CHOCOLATE

  1. yah betul… kemaren dulu mampir negeri tumasik, beli coklat toblerone mini (check this spelling Vie๐Ÿ™‚ buat di rumah dan temen kantor. enak banget. gak enaknya muka gw balik ke jaman sma dulu, jerawatan. hadeeeuh, ini umur udah kepala empat padahal… trade offs come in many forms๐Ÿ˜€

  2. Wah, choki-choki, itu kesukaan saya waktu SMP.๐Ÿ˜€

    Sekarang saya gak suka cokelat. Kalaupun mau makan cokelat, saya sukanya cokelat hitam 80% ke atas. Kurang dari itu saya gak mau.:mrgreen:

      • Memang sih cokelat hitam itu gak seenak cokelat pasaran yang manis. Tapi efeknya ke kesehatan tubuh lebih besar. Jauh lebih besar ketimbang cokelat pasaran.๐Ÿ™‚

        Wah, cokelat hitam utk kue? Nggak tahu juga saya…๐Ÿ™‚

        Pokoknya biasanya cokelat hitam yang ada di Indonesia ini impor, di bungkusnya tertera angka persenan besar-besar, ada yang 70%, 75%, dan 80% (itu menandakan kandungan cokelatnya).๐Ÿ™‚

  3. saya juga suka coklat tapi bukan karena saya senang rasanya tapi karena saya memang suka semua makanan ^_^. Klo dalam rantai makanan saya adalah pemakan segalanya atau disebut juga omnivora yaitu pemakan segalanya

Comment, Please :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s