25 Maret, 2012 (2)

Copas dari Status FB sendiri :

“cinta, cinta, kau terlalu membesarkannya.”
“apa yang salah?”
“itu tidak lebih dari reaksi kimia.”
“kamu tidak merasakannya, kamu tidak mengerti persisnya.”
“oh ya? harusnya kau baca lebih banyak artikel tentang cinta, dari segi keilmuan, bukan novel dan drama atau kutipan-kutipan!”
“kenapa kamu begitu sinis?”
“aku mencoba membawa kau ke kenyataan, karena kau sedang terjebak dalam fatamorgana.”
“kamu menyebutnya seolah cinta adalah hal yang salah, tampak dangkal dari sudut pandang penikmat ilmu.”
“buka matamu! mereka yang membunuh kekasihnya, dulu mereka cinta, mereka yang berpisah karena alasan tidak cocok, dulu mereka cinta, mereka yang dulu mencintai seseorang, tiba-tiba bertemu seorang lain, kemudian mereka juga cinta, see! reaksi kimia habis, alasan dunia dibawa-bawa. puih!”
“jika kamu memang tidak sanggup merendahkan diri karena terlanjur mulai merasakan cinta, jangan kamu bawa-bawa ilmu pengetahuan untuk menutupinya. cinta itu rasa, kamu bahasakan dengan logika, dia tak bisa.”
“satu bukti lagi. tidak bisa dibahasakan dengan logika. memusingkan.”

senyap.
yang satu terisak sambil meremas amplop surat warna merah muda.
yang satu melangkah menjauh dengan pandangan mencela, tangannya membuka buku di genggamannya, mengambil secarik kertas kaku, berjudul “LOVE QUOTES FOR TEENS”

Comment, Please :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s