Image

Bertahan

“kenapa kau begitu keras kepala?”
“apa?”
“sebenarnya apa yang kau inginkan?”
“mendapatkan yang kuinginkan.”
“itu bukan jawaban.”
“pertanyaanmu, bukan pertanyaan.”
“kenapa kau tidak mencoba yang lain? yang terjangkau olehmu.”
“hey, coba dengarkan, hatiku mulai bicara lagi, aku biarkan kamu mendengarnya ya..”
“baiklah, apalagi yang ia katakan??”
“dia bilang, dia masih berharap hal yang sama, belum berubah, sejak 2007 silam.”
“katakan padanya, ini sudah 2012, bertahan tidak menghasilkan apa-apa”
“dia bilang, tidak ingin dikenang sama seperti kebanyakan orang”
“jadi itu alasannya bertahan?”
“dia bilang, sepertinya begitu”
“katakan padanya, mungkin itu hanya egonya yang terlalu besar”
“dia bilang, ingin seperti ibu & bapak, bertahan di jalur yang sesuai”
“apalagi?”
“dia bilang, dia telah dengan bulat memilih, dan kini, dalam ujian untuk bertahan, dia harus lulus.”
“tapi, tidakkah mencoba dengan yang lain saja?”
“dia bilang, pernah, tapi sebuah pertanyaan dari seseorang, menyadarkannya, bahwa…”
“apa?”
“dia harus bertahan, dengan pilihannya, tidak boleh goyah, arah yang tetap.”
“jadi?”
“dia bilang, memilih bertahan dan terus berjalan, butuh waktu, tapi akan sampai, pasti.”
“yakin?”
“selama tidak berhenti di tengah jalan. Oh, dia tersenyum, apa kamu rasakan?”
“katakan padanya, aku selalu berdoa, yang terbaik untuknya, selalu, terbaik untuknya”
“harusnya kamu melihat, 3 kata yang dituliskannya, digantungkan di kamar, ditulis di buku hariannya,
ditulis di komputer, dibuatkan gambarnya, dipikirkan terus oleh otaknya, harusnya kamu tahu.”
“aku tahu, semoga…semoga…sampai di sana…”

Comment, Please :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s