HR Management – Manajemen SDM

Image

Buat orang yang belajar Manajemen, pasti nggak asing sama salah satu cabang manajemen ini. Karena yang jadi objek utamanya adalah salah satu dari 6M berikut, Machine, Money, Material, Method, Market and Man. Tepatnya, bagian ‘Man‘. CMIIW ya🙂

Yup, Manajemen Sumber Daya Manusia atau dalam bahasa Inggris, Human Recources Management. Lha, mana ‘Man‘ nya? itu kan ada, di Manusia sama Human, jadi nyambung kan ya? hehe, kidding!😉

HRM itu menarik, buat V, karena V percaya setiap manusia punya potensi untuk memberikan kontribusi pada organisasi yang menaunginya. Baik itu dalam lingkup organisasi kecil ataupun besar, profit maupun non-profit. Pengelolaan manusia dengan sistem dan konten pendidikan tertentu V yakin dapat menghasilkan SDM yang bagus dan mampu berkontribusi secara maksimal. Juga, karena dalam organisasi, MANUSIA adalah penggerak yang harus ada.

Selain itu, ketertarikan V pada HRM, karena V ingin setiap orang punya kesempatan untuk berkembang, membuka potensi yang sebenarnya dalam diri masing-masing. Mengelola manusia berarti termasuk mengarahkan manusia untuk dapat menyadari his/her best ability. Dosen V juga pernah mengingatkan bahwa, dalam lagu Indonesia Raya, terdapat cita-cita pembangunan SDM, yaitu ‘Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya, Untuk Indonesia Raya’.

Sederhana ya? Iya, itu pemikiran awal V tentang apa itu Manajemen SDM. Setelah V mulai mendapatkan mata kuliah Perilaku Organisasi dan HRM di kampus, semuanya total berubah! Pengelolaan manusia bukan sebatas membuka potensi, terlebih untuk sebuah perusahaan/organisasi profit, HR Management is more than that!

HRM itu ngurusin analisa pekerjaan, analisa jabatan, kebutuhan jumlah pegawai, rekrutmen, penggajian, absensi, ijin, lembur, tunjangan, pelatihan, pemecatan, perpindahan, pensiun, perjanjian kontrak, perjanjian kerja, dan masih banyak lagi. Betapa WAW nya! Ternyata HRM bukan hanya ‘Training & Development’, dan istilah itu baru V sadari setelah belajar, bahwa ternyata bidang HRM yang V minati adalah bagian Training & Development🙂 masih ada banyak lagi bidang HRM yang lain.

Alhamdulillah, dari belajar, mendapat ilmu, jadi paham, mendapat pencerahan tentang isi HRM. Tapi belum kebayang tuh tugasnya HR secara bener-bener itu kaya apa. Sampai akhirnya V ngerasain yang namanya mulai ngelamar-ngelamar pekerjaan. Saat itu V suka perhatiin, bagaimana HR atau bagian HRD bekerja. Kelihatannya kadang seru, kadang kasihan. Kok bisa? Iya, kelihatan seru kalau ngelihat mereka lagi jaga stand di tempat job fair, presentasi tentang perusahaan mereka dan lowongan yang ada, penuh senyum dan look fun! Kasihannya, kalau ngelihat mereka lagi ngadepin tumpukan CV/Resume dan Lamaran, dan segambreng persyaratan yang lain. Jumlahnya suka nggak kira-kira, RIBUAN! Mereka harus baca semuanya dengan cepat, tapi harus mendapat orang yang tepat, mungkin ada faktor luck juga ya supaya lamarannya kecantol..hehe, who knows..🙂 but after all, that’s their job.

Juga ngelihat orang-orang HRD yang ngadain rekrutmen di beberapa kota, kaya roadshow gitu, enak kali ya jalan-jalan, eh nggak dink, kerja itu…yang ngelihat mah mikirnya enak, tapi yang jadi HRD, kan melototin lamaran-lamaran. Dan..subhanallah, semoga Allah membalas mereka para HRD yang sudah bekerja dengan sebaik-baiknya ya..aamiin..soalnya sahabat V juga seorang HRD, sering banget tuh roadshow, tapi msh di Jakarta-Jakarta aja sih, bolak-balik ngeinterview orang..asik-asik aja V dengerin cerita dia, masih berharap satu profesi sama dia, jadi bisa joinan gitu..kaya impian V dulu sama dia, impian jaman SMP yang kalau dipikir sekarang, kocak deh!

V sama sohib V itu pernah bilang gini, sebut namanya Rara ya, “Nanti kalau kita kuliah, Rara ambil psikologi aku ambil kedokteran jiwa. Soalnya makin ke depan dunia pasti makin kacau, dan makin banyak orang yang stress, jadi ntar orang-orang yang stress konsultasi ke Rara dulu, kalau udah akut, baru deh ke V, kita bikin Rumah Sakit Jiwa ntar. Menolong orang-orang yang pikirannya kacau.” kami ketawa aja, ngebayangin betapa kerennya nolong orang-orang stress. Kocak kan??!!:mrgreen:

back to HRM lagi, waktu kuliah, gara-gara jatuh cinta sama HRM, V kekeuh tuh ambil mata kuliah pilihan yang jadi makul lanjutan dari Perilaku Organisasi & HRM. Waktu itu ada 3 core mata pilihan yang ditawarin kampus, MARKETING, FINANCE, HRM. V ambil makul pilihan HRM yang terdiri dari Leadership in Dynamic Environment di semester 6, sama Change Management & Handling Conflict di semester 7. Beberapa senior bilang, kenapa pilih HRM, kalau HRM kan bisa dipelajari secara otodidak, baca sendiri juga bisa, kalau finance atau marketing (especially e-commerce) kan butuh pengajaran khusus terkait tools sama materi-materinya. V tetep pilih makul HRM. Aku telah menjatuhkan pilihan:mrgreen:

eh, pas udah lulus, nggak sengaja ketemu sama temen V yang dulu ambil makul pilihan Finance, sekarang malah jadi HR staff di perusahaan gitu, bagian Payroll kalo nggak salah. Waktu V bilang pengen jadi HRD, eh dia malah bilang orang kaya V cocoknya di Marketing, V ketawa lah, trus V bilang, “Duh, kamu udah orang keberapa ya yang bilang kaya gitu, heran deh…”..trus temen V cerita tentang kerjaan dia yang katanya ribet dan bikin deg-degan banget, ngurusin hitungan gajinya orang, dia cerita pernah dimaki-maki sama pegawai gara-gara salah hitung gajinya, tunjangan belum masuk, terus ada juga yang lemburan belum masuk…brrr, resiko kerja…

then V ketemu lagi nih, kali ini sama mantan senior HR yang jadi konsultan freelance, beliau bilang, seumur-umur di HR, nggak pernah mau pegang yang namanya Industrial Relationship, katanya itu bidang HR yang paling ribet. Hehehe, V jadi pendengar aja untuk sementara, karena belum pernah ngerasain secara langsung, cuma pernah magang terus bikin analisis kebutuhan SDM, terus bikin makalah pengembangan SDM, sama bikin konsep training kaderisasi lembaga kerohanian mahasiswa.

kalau dipikir, seandainya V dapat kesempatan buat jadi orang HR, V bener2 pengen punya kesempatan untuk jadi bagian dari Training & Development team, kayanya seru deh! maaf ya Reader, baru berdasar kayanya nihhh…tapi untuk permulaan, mungkin cocoknya ke bagian administrasi dulu, secara V itu kan akrab banget sama yang namanya hal-hal kesekretariatan, administrasi..hasil dari sering ditunjuk sebagai sekretaris sejak SMP, can you imagine?? silahkan…hehe..

dulu, waktu V masih di proyek, senior konsultannya pernah bilang, ‘saya maunya kalau kamu nanti jadi HR, bukan cuma tukang masuk-masukin data, tapi ikut ambil peran strategis, bagian analisis kebutuhan sdm, tahun sekian butuh berapa orang, kualifikasinya seperti apa, untuk pengembangan ke depan seperti apa, gitu.’ Ya, sesuai kan ya sama laporan magang yang pernah V buat, alhamdulillah ya…sesuatu dah! ^_^v

well, yaudah Reader, subhanallah, udah panjang aja ini postingan, maaf ya, tiba-tiba lagi pengen cerita yang agak berbentuk curhatan..makasih banyak yang udah mampir dan luangin waktunya buat baca, wish me luck! pray for me! Grazie, Bye! \^o^/

3 thoughts on “HR Management – Manajemen SDM

Comment, Please :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s