Karena Kadarnya Beda

Pernah ada yg bertanya : “apakah melahirkan itu sakit?” V mencoba menggambarkan apa yg pernah V rasakan, mencoba sedetail mungkin karena sungguh rasanya tidak mungkin terlupakan. Tapi kemudian, tetap saja, melahirkan anak pertama adalah perjuangan luar biasa. Seumur hidup seorang wanita, itulah kali pertama merasakan sakit yang membuatnya terbayang jelas hidup dan mati. Sakit sekali? Iya.

Beberapa orang sanggup menikmatinya, beberapa lagi menahan dalam diam, beberapa yang lain berteriak, beberapa lagi mencakar menampar menjambak bertindak brutal diluar kesadaran karena rasa sakit yg teramat sangat dan tak tertahankan.

Sejelas apapun V coba ceritakan sakitnya, sebanyak apapun V membaca & mendengar tentang melahirkan anak pertama, tetap saja berbeda, karena kadar kemampuan tiap orang menahan sakit juga berbeda, ada yg toleransi rasa sakitnya tinggi, ada yg rendah. Tapi satu, dari semua yg V dengar, V baca, juga alami sendiri, semua kesakitan itu hilang saat bayi mungil tak berdosa lahir dari rahim kita, menangis, memberi tanda bahwa dia hidup, kita berhasil membawa sebuah kehidupan baru ke dunia. Insya Allah, tiap peluh, tiap sakitnya, diberi pahala besar..Allah, nikmatnya..berkahilah..rahmatilah..

🙂

Comment, Please :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s